Diduga Kades Lumpang Parung Panjang Bogor Kerja Sama Dengan Debcollektor,Mobil di Tahan Halaman Kantor Desa,Ketum LSM Gerhana Desak Polisi Usut Tuntas

Avatar photo

Senin, 6 Juli 2026 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Diduga Kades Lumpang Parung Panjang Bogor Kerja Sama Dengan Debcollektor, (Dok, Foto:Toyota Raize Warna Biru di Tahan di Halaman Kantor Desa Lumpang Parung Panjang Bogor)

Diduga Kades Lumpang Parung Panjang Bogor Kerja Sama Dengan Debcollektor, (Dok, Foto:Toyota Raize Warna Biru di Tahan di Halaman Kantor Desa Lumpang Parung Panjang Bogor)

WartaOne24.com | Parung Panjang Bogor, Ketua DPN LSM Gerhana Indonesia Inuar Ifindi Gumay SH, mengecam keras tindakan seorang Kades Lumpang Kecamatan Parung Panjang Kabupaten Bogor, yang mana  diduga kuat kerja sama dengan Pihak Debcollektor yang mana kejadian bermula awalnya si pemilik kendaraan menyampaikan, yang mana saat itu rumahnya di datangi oleh gerombolan Debcollektor  dan saat itu juga dirinya mengajak musyawarah di rumah pak kades untuk menyuruh para Debcollektor pergi.

Alih-alih menolong warganya sedang kesulitan sang Kades malah menyuruh untuk membuat surat pernyataan terkait kapan akan membayar tunggakan Kendaraan Teyota Raize Warna Biru tersebut, Minggu (6/7/2026).

Hal tersebut di sampaikan oleh Ketua umum DPN LSM Gerhana Indonesia Inuar gumay SH, yang mana dirinya sangat mengecam keras dengan tindakan dari seorang Kades yang mana bukan melindungi warganya malah bekerja sama dengan pihak Debcollektor, iya mendesak pihak kepolisian Polres Bogor untuk segera menindaklanjuti terkait dugaan kongkalikong Kades Lumpang dengan Pihak Debcollektor tersebut.

Saya meminta kepada pihak kepolisian Polres Bogor, dan akan segera melayangkan surat resmi terkait dugaan yang mana kades Lumpang Parung Panjang Bogor Melakukan tindakan di luar Prosedural, bukan nya warga di tolong malah kades yang membuat perjanjian kapan cicilan mobil tersebut akan di bayarkan, kan aneh kades begitu.

Lanjut Gumay SH, “saya akan terus melakukan penelusuran terkait keterlibatan kades Lumpang atas menahan mobil tersebut di halaman kantor balai desa nya,” Pungkas Gumay SH.

Lanjut ia menambahkan yang mana kendaraan tersebut saat ini telah di tahan di Kantor kepala Desa Lumpang ,saya tegaskan karena itulah bila kendaraan tersebut tidak di kembalikan oleh pihak Kepala Desa ke pemiliknya maka pihaknya akan segera menempuh ke jalur hukum,” Tegasnya.

Baca Juga :  Keluarga Besar Alumni SMPN 1 Cisoka Selenggarakan Santunan Anak Yatim

Disampaikan juga oleh Dian Puspita Anggraini selaku istri dari Agus Suryono pemilik kendaraan mengatakan yang mana dirinya lewat utusan kepala Desa Yoni dan juga RT setempat Abdul Kholid bersama-sama mendatangi kediaman kades Lumpang Kecamatan Parung Panjang Kabupaten Bogor untuk mengambil mobil tersebut akan tetapi tidak diberikan oleh Kades Lumpang. Alih-alih membantu masyarakat sedang kesusahan malah kades Lumpang diduga menahan mobil Toyota Raize tersebut di halaman kantor balai Desa.

Hingga berita ini di terbitkan pihak kades Lumpang belum memberikan tanggapan

Penulis : Redaksi

Editor : RedaksiOne24

Sumber Berita: WartaOne24.com

Follow WhatsApp Channel wartaone24.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satu Tahun Bisnis Obat Keras Eksis di Cisoka: Warga Tuding Diduga Ada Pembiaran, Polsek Diduga Tutup Mata
Bareskrim Mabes Polri Tangkap AKP Pardiman Cs, Diduga Terlibat Peredaran Narkoba Beserta 6 Polisi Lainnya di Gelandang ke Polda Metro Jaya
Pihak Perusahaan Minta APH Ambil Langkah Tegas Jika Ada Pendemo Anarkis di PEMI AW
Diduga Kades Carenang Cisoka Gadaikan Mobil Dinas Operasional Demi Kepentingan Pribadi, Kades Dikonfirmasi Memilih Bungkam!
Inuar Gumay SH Pemerhati Hukum Minta APH Agar Tindak Tegas Pendemo di PEMI AW Balaraja 
PT YOUNGDAN JAYA di Tenjo Singabangsa Diduga Buang Limbah Sepatu Sembarangan, Aktivis: Pihak Terkait Segera Cabut Izin Pabrik Yang Melanggar
Aktivis Lingkungan Minta DLHK Kabupaten Bogor Gandeng KDM, Sidak PT YOUNDAN JAYA Diduga Buang Limbah Sembarangan
Diberi Upah Hanya Sejutaan, Karyawan Keluhkan Potongan Upah Hingga 60% Tanpa Rincian Jelas Dan Akan Lapor!

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 02:31 WIB

Satu Tahun Bisnis Obat Keras Eksis di Cisoka: Warga Tuding Diduga Ada Pembiaran, Polsek Diduga Tutup Mata

Senin, 27 Juli 2026 - 14:38 WIB

Bareskrim Mabes Polri Tangkap AKP Pardiman Cs, Diduga Terlibat Peredaran Narkoba Beserta 6 Polisi Lainnya di Gelandang ke Polda Metro Jaya

Senin, 20 Juli 2026 - 18:00 WIB

Pihak Perusahaan Minta APH Ambil Langkah Tegas Jika Ada Pendemo Anarkis di PEMI AW

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:16 WIB

Diduga Kades Carenang Cisoka Gadaikan Mobil Dinas Operasional Demi Kepentingan Pribadi, Kades Dikonfirmasi Memilih Bungkam!

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:34 WIB

Inuar Gumay SH Pemerhati Hukum Minta APH Agar Tindak Tegas Pendemo di PEMI AW Balaraja 

Berita Terbaru