TANGERANG – Pemerintah Desa Cibugel melakukan langkah persuasif dan pendampingan terhadap keluarga Ade Lestari (35), warga Desa Cibugel yang diduga menderita tumor mulut. Upaya tersebut diinisiasi langsung oleh Kepala Desa Cibugel, Sudarwan, Amd.Kes, melalui rapat keluarga yang digelar di rumah kepala desa pada Minggu (25/5/2026).
Pertemuan tersebut membahas dukungan dan langkah lanjutan selama proses pengobatan pasien di rumah sakit. Hadir dalam pertemuan itu Kepala Desa Cibugel Sudarwan, Aryo sebagai perwakilan warga, serta pihak keluarga pasien yang diwakili H. Endi, kakak tertua dari ibu Ade Lestari.
Dalam kesempatan itu, Sudarwan menegaskan pemerintah desa siap memberikan dukungan penuh bagi proses pengobatan Ade Lestari. Pemdes Cibugel, kata dia, akan menyediakan mobil siaga desa beserta biaya operasional selama perjalanan menuju rumah sakit.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Silakan gunakan mobil siaga desa. Bensin dan tol akan ditanggung pemerintah desa. Untuk minum dan kopi bagi keluarga yang menunggu pasien juga akan kami bantu. Kami berharap pihak keluarga ikut berpartisipasi karena ini menjadi perhatian kita bersama,” ujar Sudarwan.
Menurut rencana, pasien akan dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang pada Selasa pagi (26/5/2026) untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut.
Sementara itu, H. Endi selaku perwakilan keluarga menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah desa dan masyarakat. Ia memastikan keluarga akan turut mendampingi Ade selama menjalani pengobatan.
“Keluarga juga akan menyiapkan pendamping selama proses penyembuhan serta membantu kebutuhan makanan bagi yang menunggu pasien,” kata H. Endi.
Di akhir pertemuan, Aryo berharap solidaritas keluarga dan warga dapat terus terjaga, tidak hanya saat menghadapi musibah, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
“Ini bisa menjadi momentum keluarga untuk saling memberikan perhatian, baik kepada sesama keluarga maupun lingkungan sekitar. Tidak hanya saat ada musibah, tetapi juga ketika ada warga yang membutuhkan bantuan,” ujar Aryo.








Komentar